Sebagai upaya berkelanjutan dalam memuliakan dan meningkatkan mutu para guru Al-Qur'an Ummi Foundation kembali menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) Metode Ummi.
Pelatihan intensif ini dilaksanakan di lima lokasi berbeda yang melahirkan 185 trainer. TOT dimulai di Malang, bertempat di QTC Umda Malang pada 3–5 Juli yang diikuti oleh 33 peserta. Perjalanan pelatihan berlanjut serentak pada 8–10 Juli di tiga kota besar, yaitu di Hotel Primebiz Surabaya dengan 40 peserta, RQ Al Mady Yogyakarta dengan 33 peserta, serta Ibis Hotel Bekasi dengan 41 peserta. Rangkaian TOT ini kemudian ditutup di Grand Zuri Bekasi pada 10–12 Juli yang dihadiri oleh 38 peserta.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Ummi Foundation, Drs. H. Masruri, M.Pd., menyampaikan bahwa adanya kegiatan ini didasaerkan pada niat untuk memuliakan para guru Al-Qur'an. Ummi Foundation berusaha untuk bisa memberikan jenjang karir yang jelas serta dukungan berkelanjutan bagi para guru Al-Qur'an. Selain melalui TOT, standarisasi kualitas guru Qur'an juga terus ditunjang melalui program Pendalaman Tahsin Tilawah (PTT) dan Dauroh Sanad.
Lebih lanjut, Drs. H. Masruri, M.Pd. menjabarkan empat tahapan strategis yang akan dilalui oleh seorang trainer Ummi:Tarbiyah, mengembangkan guru menjadi tenaga pendidik ahli (expert teacher) yang mampu membimbing generasi muda membaca Al-Qur'an dengan baik.Peningkatan Kualitas: Memperkuat kapasitas diri melalui peningkatan ibadah dan kuat dalam menjaga akhlak.Perluasan Dakwah: Menyebarluaskan syiar Islam dan pengajaran Al-Qur'an ke cakupan yang lebih luas.Peningkatan Berkelanjutan: Menjaga konsistensi proses belajar dan evaluasi yang tiada henti.
Catatan positif mengenai jalannya pelatihan ini terdokumentasi dengan rapi dalam lampiran laporan kegiatan di setiap wilayah. Zaenuri, S.Pd. dari Blora merasa termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran bagi umat, sementara Akhilla Atiqoh dari Yogyakarta memandang pelatihan ini sebagai pengingat bahwa proses belajar seorang guru tidak boleh berhenti demi menjaga mutu dakwah. Dari Pontianak, Nurul Auliyah, S.H. turut mengapresiasi para pemateri yang mampu menyampaikan strategi pengajaran secara sistematis, komunikatif, dan aplikatif.
Rasa syukur yang mendalam juga mengalir dari Lailatul Qodriyah asal Sampang dan Shofiatul Widad, S.Pd. dari Jember. Melalui testimoni tertulis tersebut, mereka mengungkapkan kebahagiaannya karena merasakan langsung kepedulian, bimbingan, dan dukungan penuh dari Ummi Foundation. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kompetensi teknis para peserta, tetapi juga sukses mewujudkan komitmen lembaga dalam menghargai dan memuliakan profesi guru Al-Qur'an.