Menyelami Esensi Al-Qur'an Bersama Syaikh Prof. Dr. Muhammad Syarif ash-Shawwaf

Publikasi:
14.7.2026


Suasana penuh keberkahan menyelimuti Ummi Malang pada Kamis, 9 Juli 2026. Ummi Malang mendapatkan amanah dan kehormatan besar dari Ummi Foundation untuk menyambut kehadiran ulama internasional, Syaikh Prof. Dr. Muhammad Syarif ash-Shawwaf al-Hasani. Kehadiran Rektor Universitas Bilad asy-Syam periode 2011–2024 ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Rihlah Dakwah beliau selama berada di Indonesia.

Acara istimewa ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Ummi Foundation, termasuk Direktur Utama Ummi Foundation dan Direktur SDM Ummi Foundation. Istimewanya, momen berharga ini juga dihadiri oleh Dr. KH. Mudawi Ma’arif, Lc, M.H.I, sebgai pembina Ummi Foundation, para peserta undangan dan delegasi dari Ummi Kediri, Ummi Batu, serta Ummatan Malang yang turut antusias menyerap ilmu langsung dari Syaikh.

Lebih dari sekadar membaca dan menghafal, dalam tausiyahnya, Syaikh Muhammad Syarif ash-Shawwaf memberikan pesan mendalam bagi para pejuang Al-Qur'an. Beliau menekankan bahwa berinteraksi dengan kitab suci tidak boleh berhenti hanya pada lisan dan ingatan. "Al-Qur'an tidak hanya cukup dibaca dan dihafal, tetapi al-Qur'an perlu dipahami dan ditadabburi agar bisa dipraktikkan dan diambil hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari," tutur beliau hangat.

Mengupas 6 Maqashidul Qur'an (Ilmu-Ilmu Pokok Al-Qur'an)

Untuk memudahkan umat Islam dalam mentadabburi Al-Qur'an, Syaikh ash-Shawwaf membedah 6 Maqashidul Qur'an atau ilmu-ilmu pokok yang terkandung di dalam Al-Qur'an, antara lain:

1. Pengenalan Terhadap Allah Ta'ala

Terdapat beberapa ayat di mana Allah menjelaskan diri-Nya dan sifat-sifat-Nya yang agung, sebagaimana yang tercantum secara indah di awal surat Al-Fatihah.

2. Kemuliaan Rasulullah SAW

Ayat-ayat yang secara khusus menunjukkan bagaimana Allah memuliakan dan mengagungkan Rasul-Nya, Nabi Muhammad SAW.

3. Hukum yang Dijelaskan Secara Rinci

Berbeda dengan hukum lain yang bersifat global, ada dua hukum ibadah dan muamalah yang dijelaskan secara sangat terperinci langsung di dalam Al-Qur'an, yaitu ayat tentang wudhu dan ayat tentang waris.

4. Kisah Umat Terdahulu sebagai 'Ibrah

Ayat-ayat sejarah yang menceritakan perjalanan umat-umat terdahulu agar menjadi pelajaran berharga dan cerminan bagi umat masa kini.

5. Ayat Qowanin (Aturan untuk Kemaslahatan Diri)

Aturan universal untuk kebaikan hidup manusia, salah satunya dicontohkan melalui ayat: “Kulu wasyrabu wala tusrifu” (Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan).

6. Ayat Qowanin (Aturan Interaksi Sosial)

Panduan dalam bermasyarakat dan menjaga hubungan antarmanusia, seperti ayat “Washahibil jambi” yang mengatur tentang hak-hak tetangga.

Kunjungan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh keluarga besar Ummi Foundation, para mitra daerah, dan masyarakat luas untuk terus meningkatkan kualitas interaksinya dengan Al-Qur'an—dari sekadar tilawah menuju pemahaman mendalam (tadabbur) dan aplikasi nyata (amalan).