Ummi Foundation Bangun Ekosistem Mutu Pendidikan Al-Qur’an Melalui Interkoneksi Sistemik

Publikasi:
27.2.2026

Webinar Pendidikan Ummi Foundation


SURABAYA
– Mutu pendidikan Al-Qur’an tidak lahir dari kerja sendirian, melainkan dari peran yang selaras dan jejaring yang terjaga. Semangat itulah yang melandasi suksesnya Webinar Pendidikan Ummi Foundation pada Rabu, 25 Februari 2026.

Mengusung tema "Interkoneksi Ummi Foundation dengan Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan", acara yang digelar secara daring ini berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari 772 audiens, yang terdiri dari lembaga pengguna metode Ummi serta Manager Area Ummi dari seluruh Indonesia.

Proyek Dunia Akhirat: Lebih dari Sekadar Belajar

Acara dibuka dengan tilawah Al-Qur’an yang syahdu, dilanjutkan sambutan hangat dari H. A. Yusuf MS, M.Pd. (Direktur Program Ummi Foundation). Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini adalah investasi jangka panjang.

"Pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas adalah proyek bersama dunia akhirat. Kehadiran Bapak/Ibu adalah wujud goodwill manajemen untuk memastikan cahaya Al-Qur’an hadir dengan mutu terbaik di lembaga masing-masing," ujar beliau sembari mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah mencapai predikat Sekolah Model.

Belajar dari Peradaban Madinah dan "Intel Inside"

Narasumber pertama, Dr. H. AB Musyafa' Fathoni, M. Pd.I. (Direktur SDM & Sistem Ummi Foundation), memaparkan materi filosofis sekaligus taktis bertajuk "Membangun Ekosistem Mutu Pendidikan".

Beliau memberikan dua analogi menarik:

  1. Peradaban Madinah: Lahir dari interaksi sistemik antara Muhajirin dan Anshar (Visi bertemu dukungan).
  2. Intel Inside: Ummi Foundation ibarat "otak" sistem (prosesor) yang menggerakkan kualitas, sementara sekolah tetap memiliki identitas brand-nya sendiri.

Beliau menegaskan bahwa kolaborasi harus dinaikkan levelnya menjadi ekosistem. Tanpa sistem, mutu akan tidak stabil dan hanya bergantung pada figur tertentu. Dalam ekosistem ini, Ummi berperan sebagai penyedia sistem standar dan pendamping kualitas, sementara Kepala Sekolah menjadi arsitek kebijakan.

Praktik Baik "GO-PASS" dari Balikpapan

Menambah bobot webinar, Sari Rejeki, SKM, S.Pd., Gr. M.Pd. (Kepala Sekolah Balikpapan Islamic School/BIS) berbagi resep sukses pengelolaan program Al-Qur’an melalui strategi GO-PASS:

Sinergi Membangun Generasi Qur'ani

Webinar diakhiri dengan sesi diskusi interaktif. Banyak peserta berkonsultasi mengenai solusi atas tantangan persepsi internal maupun eksternal di lembaga mereka.

Satu pesan kunci yang dibawa pulang oleh para peserta adalah: Mutu tidak lahir dari kinerja sendiri. Interkoneksi antara Kepala Sekolah sebagai penentu arah, Koordinator sebagai pengawal teknis, dan Ummi Foundation sebagai penyedia sistem adalah kunci keberlanjutan mutu pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.

Mari terus membangun ekosistem mutu, demi generasi Qur'ani untuk negeri tercinta